Share Your Passion,
Find Your People.

Useful

  • Kontes
  • Majalah
  • photo poster project
  • Lingkaran
  • Galeri
  • Merek & Produsen

Legal

  • Syarat Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan
  • Lisensi
  • Tentang Perusahaan

Updates

  • Instagram
  • Threads
  • Dukungan

© 2026 cizucu Inc.

cizucu

NEWS

Resonansi Antara Fotografi dan Kopi | Barista: Kenta / Fisioterapis: Kou. | ISSUE #16

By cizucu · 5 November 2023

Resonansi Antara Fotografi dan Kopi | Barista: Kenta / Fisioterapis: Kou. | ISSUE #16
Resonansi Antara Fotografi dan Kopi | Barista: Kenta / Fisioterapis: Kou. | ISSUE #16

‘ISSUE’ adalah serial yang mengupas sensitivitas dan pemikiran para kreator dari seluruh dunia secara mendalam. Sebuah sumber inspirasi baru bagi Anda. Pada ‘ISSUE #16’, melalui wawancara dengan Kenta dan Kou., yang aktif membagikan konten kopi di media sosial, kami menelusuri latar belakang dan pemikiran yang melandasi aktivitas mereka.

Lingkungan yang Ingin Diciptakan sebagai Manajer

Kenta mulai menekuni kopi sejak masa kuliah, berawal dari pekerjaan paruh waktu yang ia temukan secara kebetulan. Kini, sebagai manajer di , yang telah berkembang menjadi tujuh gerai di seluruh Jepang dengan pusat di Fukuoka, ia tetap aktif di lini depan sebagai barista. Setiap hari, ia menghadapi kopi dengan semangat dan dedikasi seperti apa?

“Banyak orang menganggap bekerja di industri F&B itu berat karena harus berdiri lama, tapi saya berusaha menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan bagi seluruh staf,” ujarnya. Bagi Kenta, menikmati pekerjaan setiap hari lebih penting daripada tantangan sebagai manajer.
Kedekatan antar staf, terutama mereka yang berusia awal 20-an dengan semangat tinggi untuk berkembang, menjadi salah satu daya tarik . Setelah jam operasional, mereka sering berkumpul untuk latihan bersama, bahkan ada toko yang mengadakan perjalanan bersama seluruh staf.

Banyak pelanggan yang datang ke toko setelah melihat postingan di media sosial. Demi memberikan layanan yang melebihi ekspektasi, Kenta dan tim terus berinovasi, mulai dari pengembangan menu dessert baru, menyediakan kopi yang sesuai dengan berbagai kebutuhan—baik untuk dinikmati bersama dessert maupun secara mandiri—hingga menciptakan suasana ruang yang nyaman. Dari sudut pandang penciptaan ruang, perhatian khusus juga diberikan oleh seluruh staf.

2023-11-kenta-and-kou-image-4

Image by Kenta

Sinergi antara Fotografi dan Kopi

Saat ini, Kenta aktif membagikan foto kopi dari berbagai sudut pandang, terutama di Instagram. Awalnya ia tidak begitu memahami fotografi, namun pandemi COVID-19 menjadi titik baliknya.
Di tengah situasi yang membatasi aktivitas di luar rumah, ia mulai membuat konten foto dan video secara serius, dengan harapan agar pelanggan yang tidak bisa datang langsung ke toko, serta para pecinta kopi di seluruh negeri, tetap dapat menikmati kopi secara mudah.

2023-11-kenta-and-kou-image-7

Image by Kenta

Di antara berbagai postingannya, foto latte art menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Dalam kompetisi internasional, seleksi foto pada babak penyisihan sering kali menjadi tahap penting. Untuk menonjolkan desain, Kenta memotret dari atas, memperhatikan pantulan cahaya, komposisi, dan memastikan tidak ada elemen yang mengganggu. Ia bahkan membeli kamera khusus untuk persiapan kompetisi.

Namun, menariknya, sebagian besar foto yang diunggah di media sosial diambil menggunakan .

“Karena banyak pelanggan juga menggunakan iPhone, saya berusaha menyesuaikan lingkungan pengambilan gambar,” ujarnya. Banyak pelanggan datang dengan keinginan untuk memotret seperti dirinya.

Media sosial memudahkan penyebaran informasi secara nasional dan menjadi motivasi bagi pelanggan untuk mengunjungi toko secara langsung. Keinginan pelanggan untuk merasakan kopi dan suasana yang sama menjadi pemicu kunjungan, sehingga pengembangan menu baru dan peningkatan kualitas layanan terus diupayakan. Secangkir kopi yang lahir dari siklus ini pasti akan memberikan pengalaman waktu yang bermakna bagi kita.

“Kopi bukan hanya soal rasa dan aroma, tapi juga bisa dinikmati secara visual,” ungkapnya. Mendokumentasikan kopi dalam bentuk foto dan video adalah hal yang bermakna. Ia juga sangat merasakan daya tarik berbagi kopi melalui fotografi, namun di sisi lain, ia menegaskan, “Saya ingin kopi dinikmati dalam keadaan hangat dan nikmat, jadi sebaiknya jangan terlalu lama mengambil gambar.”

Berawal dari pekerjaan paruh waktu di kedai kopi yang ditemukan secara kebetulan, kini Kenta berkiprah sebagai manajer. Ia juga menjadi salah satu orang yang menemukan dunia fotografi melalui kopi.

Information
information-8-item-image

Kenta

Memulai karier sebagai barista setelah bekerja paruh waktu di coffee stand saat kuliah. Meraih peringkat 16 dan 32 besar di ajang dunia latte art, "FREE POUR LATTE ART GRAND PRIX". Kini, sebagai manajer —yang mengusung konsep ruang komunitas bagi para pelancong dan menghadirkan suasana yang menginspirasi untuk bepergian—Kenta mengelola gerai di Fukuoka, Nagasaki, Hiroshima, dan Osaka.

Instagram:@ken___ken_

Fisioterapis yang Terlalu Mencintai Kopi

Kou. menyebut dirinya sebagai ‘fisioterapis yang terlalu mencintai kopi’. Meski bekerja di bidang yang sama sekali berbeda dari kopi, ia tetap aktif membagikan konten kopi di Instagram. Apa daya tarik kopi yang begitu menggerakkannya? Dan bagaimana awal mula ia jatuh cinta pada kopi?

Kecintaannya pada kopi bermula sekitar sepuluh tahun lalu. Saat bekerja sebagai fisioterapis, membantu pasien meningkatkan fungsi tubuh dan kualitas hidup, ia menyadari bahwa kualitas hidupnya sendiri belum optimal. Dari pemikiran “menikmati kopi di hari libur itu keren”, ia membeli grinder dan biji kopi, dan kopi pun menjadi hobi baru yang memperkaya hidupnya.

2023-11-kenta-and-kou-image-12

Image by Kou.

Pandangan dan kecintaan Kou. terhadap kopi sangat unik. Ia merasa daya tarik kopi terletak pada bagaimana produsen biji, logistik, roaster, barista, penikmat, dan pihak lain membentuk satu lingkaran untuk menciptakan kopi yang lezat.
Namun, alasan ia mulai membagikan konten di media sosial berbeda.

“Bekerja di bidang medis dan perawatan, kami terbiasa dekat dengan kematian. Namun, selama pandemi, saya merasa banyak orang di masyarakat umum juga merasakan ketakutan dan kesepian akan kematian,” ujar Kou. Dalam hari-hari yang dipenuhi berita suram dan sulitnya menyegarkan diri di luar rumah, ia mulai berpikir, “Apa yang bisa dinikmati di rumah tanpa harus keluar?” Dari situlah ia mulai membagikan hobi kopinya.

Sampai saat ini, meski pandemi telah mereda, Kou. tetap membagikan berbagai konten yang menghibur para pecinta kopi, mulai dari alat kopi asing yang langka di Jepang, latte art, hingga video penuh humor.

Kamera untuk Memotret Kopi dan Pesona Fotografi

Jika Anda melihat postingan Kou. di media sosial, Anda akan menemukan berbagai foto kopi dalam beragam situasi, seolah aroma kopi yang kaya dapat dirasakan melalui layar. Berkat aktivitasnya di media sosial, Kou. mulai memotret dengan kamera mirrorless.

“Awalnya, semua foto dan video saya ambil dengan iPhone, tapi akhirnya saya memberanikan diri membeli mirrorless,” ujarnya sambil tertawa. Ia menggunakan , kamera yang ia pilih karena mudah digunakan menurut majalah yang ia baca.
Meski belum sepenuhnya memahami pengaturan kamera, Kou. mengandalkan insting untuk menekan shutter pada momen yang dirasa tepat, menghasilkan foto-foto penuh karakter dan kedalaman.

2023-11-kenta-and-kou-image-16

Image by Kou.

Meskipun Kou. hanya memotret kopi, jawabannya terletak pada kecintaannya yang tulus terhadap kopi.

“Kalau bukan sesuatu yang benar-benar saya sukai, mungkin saya tidak bisa memotretnya dengan baik. Saat memotret kopi, saya selalu berpikir bagaimana menyajikan yang terbaik, tapi untuk hal lain saya kurang tertarik sehingga hasilnya pun kurang maksimal,” ungkapnya. Dari kata-kata ini, terlihat bagaimana Kou. benar-benar menaruh hati pada kopi.

Meskipun menggunakan alat dan biji yang sama, cahaya dan uap air yang tercipta selalu berbeda. Keunikan momen inilah yang menjadi daya tarik memotret kopi baginya.
Foto dan video karya Kou. telah menginspirasi dan mendapat apresiasi dari banyak orang di dalam dan luar negeri. Ia adalah salah satu sosok yang memaksimalkan nilai fotografi sebagai sarana menangkap dan membagikan momen.

Belakangan, Kou. juga menerima lebih banyak permintaan pekerjaan terkait kopi.
Bertemu kopi sebagai bagian dari pencarian hobi, pandemi menjadi titik balik untuk membagikan pesonanya, dan kini kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari fotografi baginya. Kekuatan fotografi tidak hanya terletak pada dirinya sendiri, tetapi juga pada kemudahan menyampaikan informasi, kelimpahan data visual, dan kemudahan menyalurkan maksud sang pembuat. Hal ini semakin menegaskan bahwa fotografi adalah kekuatan yang tak tergantikan bagi banyak orang.

Information
information-17-item-image

Kou.

Dengan prinsip “setiap orang punya cara sendiri dalam menyeduh kopi yang benar” dan tanpa terikat pada dogma atau standar baku, Kou. membagikan berbagai momen seputar kopi. Kini, ia aktif sebagai fisioterapis yang sangat mencintai kopi, terutama di Instagram.

cizucu:@kou
Instagram:@kou.003

SHARE ON

Rekomendasi Tim Editorial

2023-10-oliver-bin-cover-image
magazine·22 Okt 2023

Ledakan Kreativitas dari Dalam | Artis: Oliver Bin | ISSUE #15

2023-10-takeru-kohara-cover-image
magazine·15 Okt 2023

Daya Tarik Fotografi yang Murni dan Penuh Gairah dalam Pencarian Tanpa Henti | Fotografer: Kohara Takeru | ISSUE #14

2023-08-tomoki-kawa-cover-image
magazine·28 Agu 2023

Panggung Tantangan yang Dibuka Lewat Visual, Meraih Dunia|Sineas & Fotografer Tomoki Kawa | ISSUE #13

2023-08-makoto-hashimuki-cover-image
magazine·24 Agu 2023

Kedalaman Ekspresi Diri yang Tercipta Lewat Konsistensi | Fotografer Makoto Hashimuki | ISSUE #12

Table of Contents

  • Lingkungan yang Ingin Diciptakan sebagai Manajer
  • Sinergi antara Fotografi dan Kopi
  • Fisioterapis yang Terlalu Mencintai Kopi
  • Kamera untuk Memotret Kopi dan Pesona Fotografi
  • Rekomendasi Tim Editorial
  1. Berita
  2. Resonansi Antara Fotografi dan Kopi | Barista: Kenta / Fisioterapis: Kou. | ISSUE #16