Share Your Passion,
Find Your People.

Useful

  • Kontes
  • Majalah
  • photo poster project
  • Lingkaran
  • Galeri
  • Merek & Produsen

Legal

  • Syarat Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan
  • Lisensi
  • Tentang Perusahaan

Updates

  • Instagram
  • Threads
  • Dukungan

© 2026 cizucu Inc.

cizucu

NEWS

Daya Tarik Fotografi yang Murni dan Penuh Gairah dalam Pencarian Tanpa Henti | Fotografer: Kohara Takeru | ISSUE #14

By cizucu · 15 Oktober 2023

Daya Tarik Fotografi yang Murni dan Penuh Gairah dalam Pencarian Tanpa Henti | Fotografer: Kohara Takeru | ISSUE #14
Daya Tarik Fotografi yang Murni dan Penuh Gairah dalam Pencarian Tanpa Henti | Fotografer: Kohara Takeru | ISSUE #14

‘ISSUE’ menggali lebih dalam sensibilitas dan pemikiran para kreator dari seluruh dunia, menjadi sumber inspirasi baru. Dalam ‘ISSUE #14’, melalui 10 pertanyaan kepada fotografer Kohara Takeru yang aktif di media sosial dan berkarya secara intens, kami menyoroti dedikasinya dalam menghadapi subjek secara tulus.

Menyadari Kehadiran yang Tak Terlihat

Dari dunia konstruksi, beralih menjadi penulis lepas, hingga akhirnya menekuni profesi sebagai fotografer—itulah perjalanan unik Kohara Takeru, yang kini aktif di berbagai bidang.
Lebih dari 100.000 pengikut di Instagram. Selain aktif berbagi di media sosial, ia juga dipercaya untuk memotret sampul buku seperti ‘Jiten Shinagara Kōten Suru’ karya Fumio Yamamoto dan ‘Anata no Aijin no Namae wa’ karya Rio Shimamoto. Baru-baru ini, ia menggelar pameran foto ‘Satsuen’ di Leica Gallery Tokyo dan Kyoto, dari 27 Mei hingga 27 Agustus 2023.

“Meskipun jumlah pengikut bertambah, posisi saya tetap sama seperti dulu,” ujar Kohara. Banyak yang penasaran, apa yang menjadi sumber energi bagi dirinya yang aktif di berbagai genre.

2023-10-takeru-kohara-image-4

Image by コハラタケル

“Di atas segalanya, saya suka memotret ‘sampah’ sebagai tema. Sesuatu yang dicintai saat dibeli, namun dibuang ketika tak lagi dibutuhkan. Namun, meski dibuang, bukan berarti kehilangan kilaunya, dan saya ingin menyaksikan momen terakhirnya sebisa mungkin. Mungkin ini adalah bentuk kegigihan yang berasal dari pengalaman masa kecil saya, ketika saya ingin orang dewasa di sekitar saya menyadari perasaan saya.”

Pengalaman masa kecil yang penuh tantangan karena perasaannya tak disadari orang dewasa, menumbuhkan keinginan untuk memperhatikan ‘kehadiran yang tak terlihat’. Ia kerap memotret tempat yang bukan lanskap spektakuler atau model yang belum dikenal. Keinginan yang berakar dari masa kecil inilah yang menjadi fondasi dirinya saat ini.

Intuisi Bahwa ‘Ini Adalah Orangnya’

Sambil menjaga kepekaan untuk ‘menyadari kehadiran yang tak terlihat’, ia terus mengangkat kamera demi menghasilkan karya yang membekas dalam ingatan.

Salah satu karyanya yang terpilih sebagai sampul buku ‘Jiten Shinagara Kōten Suru’ yang disebutkan di awal, menjadi karya yang sangat berkesan. Pertemuan dengan model yang menjadi subjek karya tersebut juga sangat membekas di ingatannya.

Mami di Instagram

Ia bertemu dengan Mami dalam audisi musim panas yang diadakan oleh merek jam tangan yang dikelola oleh fotografer kenalannya.

“Saat saya menjadi salah satu juri dalam audisi tersebut, saya bertemu dengan Mami. Sejak pertama kali melihatnya, saya punya firasat kuat bahwa ‘ini pasti dia’. Setelah audisi, secara kebetulan foto dirinya yang saya ambil terpilih sebagai sampul novel panjang. Saya benar-benar senang. Saya rasa bukan karena foto saya yang dipilih, melainkan karena potensi dirinya yang membuat itu terjadi.”

Meski berbicara dengan rendah hati, sorot mata Kohara tetap tajam dan penuh keyakinan. Ia ingin terus memotret orang-orang yang ‘berjuang dan bergulat untuk mengubah sesuatu meski dalam kesulitan’, mereka yang biasanya luput dari perhatian. Dari Mami, ia merasakan pergulatan batin dan tekad yang kuat, demikian ia ceritakan dengan senyum.

2023-10-takeru-kohara-image-10

Image by コハラタケル

Dengan Ketulusan dan Gairah

Kohara selalu menghadapi fotografi dengan ketulusan. Meski sudah tujuh tahun sejak pertama kali memotret, momen kegembiraan saat mendapatkan bidikan yang bagus tak pernah berubah. Bagi dirinya yang terus memotret setiap hari, hidup tanpa fotografi sama sekali tak terbayangkan.

Bahkan sebelum wawancara ini, ia sempat berjalan-jalan di tempat yang belum dikenal sambil mengambil foto. Cara ia menghadapi fotografi begitu murni dan penuh gairah, layaknya anak SD yang baru pertama kali mendapat kamera film.

“Hari ini awan terlihat sangat indah, dan saya bergumam sendiri, ‘Sudut pandang awan dari tempat ini benar-benar luar biasa’, sambil memotret. Saya benar-benar mencintai fotografi. Mungkin terdengar seperti bercanda, tapi jika fotografi hilang dari hidup saya, saya mungkin benar-benar akan kehilangan kestabilan mental dan bisa saja mati.”

2023-10-takeru-kohara-image-13

Image by コハラタケル

Ia juga membagikan bahwa ia sangat memperhatikan penggunaan kamera dengan viewfinder di kiri atas. Dengan posisi viewfinder di kiri atas saat membidik, subjek dapat melihat lebih luas ekspresi wajah fotografer, sehingga menciptakan rasa aman. Pilihan ini adalah hasil dari pemikiran mendalam tentang subjek. Sesuai dengan ucapannya, ia menggunakan serta .

“Jika hanya memikirkan pekerjaan, mungkin saya akan memilih kamera lain, tapi pada akhirnya saya ingin kamera yang mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Saya ingin kamera yang membuat saya bersemangat saat menggunakannya.”

“Dalam arti positif, saya memang tergantung pada kamera,” ujarnya sambil tertawa. Dari sikapnya, sangat terasa keinginan kuat untuk terus menghasilkan foto yang benar-benar menggugah hati.

Mengubah Penderitaan Menjadi Ekspresi

Meski tampak berjalan mulus, Kohara mengakui bahwa kegelisahan tetap ada.
Salah satunya adalah kekhawatiran tentang sampai kapan ia bisa hidup dari fotografi. Ia juga menyampaikan bahwa penderitaan adalah bagian penting dalam ekspresi.

“Yang terpenting adalah membuat orang lain berpikir, ‘Saya tidak ingin menjalani minggu yang sama seperti Kohara’, dan semakin tinggi tingkat kemurniannya, semakin baik,” ujar Kohara, yang pernah menjalani masa-masa sulit di awal kariernya.

Ia menutup dengan, “Bukan karena saya perfeksionis, tapi karena keinginan untuk terus menghasilkan foto yang baik sangat kuat. Itulah yang menjadi sumber energi saya hingga kini. Semakin saya bermalas-malasan, semakin sulit menghasilkan foto yang bagus.”

Karena benar-benar mencintai fotografi, ia mampu menjaga gairah dan terus menghadapi ‘fotografi’ tanpa henti. Ketulusan seperti ini bukan hanya penting dalam fotografi, tapi juga dalam segala aspek kehidupan.

Menyadari kehadiran yang tak terlihat, ia terus mengangkat kamera hari ini. Ia akan terus menyoroti kilau kecil yang tersembunyi dalam bayang-bayang.

Information
information-16-item-image

Kohara Takeru

Lahir tahun 1984 di Prefektur Nagasaki. Setelah berkarier di bidang konstruksi dan berpengalaman sebagai penulis lepas, ia beralih menjadi fotografer. Dikenal dengan potret emosional dan menarik yang terhubung dengan dunia sehari-hari, seperti melalui gagasan ‘#nantokunai tada no michi ga suki’. Selain aktif membuat foto iklan untuk media web dan SNS, karyanya juga digunakan sebagai sampul buku seperti ‘Jiten Shinagara Kōten Suru’ karya Fumio Yamamoto dan ‘Anata no Aijin no Namae wa (edisi paperback)’ karya Rio Shimamoto.

Instagram: takerukohara_sono1
Twitter: takerukohara

SHARE ON

Rekomendasi Tim Editorial

2023-08-tomoki-kawa-cover-image
magazine·28 Agu 2023

Panggung Tantangan yang Dibuka Lewat Visual, Meraih Dunia|Sineas & Fotografer Tomoki Kawa | ISSUE #13

2023-08-makoto-hashimuki-cover-image
magazine·24 Agu 2023

Kedalaman Ekspresi Diri yang Tercipta Lewat Konsistensi | Fotografer Makoto Hashimuki | ISSUE #12

2023-08-naoki-miyashita-cover-image
magazine·17 Agu 2023

Menyulam Ulang Imaji Lewat Nada dan Fotografi | 10 Pertanyaan untuk Naoki Miyashita | ISSUE #11

2023-07-kento-hirasue-cover-image
magazine·1 Jul 2023

Merekam Masa Kini untuk Masa Depan | 10 Pertanyaan untuk Fotografer Kento Hirasue | ISSUE #10

Table of Contents

  • Menyadari Kehadiran yang Tak Terlihat
  • Intuisi Bahwa ‘Ini Adalah Orangnya’
  • Dengan Ketulusan dan Gairah
  • Mengubah Penderitaan Menjadi Ekspresi
  • Rekomendasi Tim Editorial
  1. Berita
  2. Daya Tarik Fotografi yang Murni dan Penuh Gairah dalam Pencarian Tanpa Henti | Fotografer: Kohara Takeru | ISSUE #14