Seiko Matsuda 'Aoi Photograph' | Kenangan Musim Panas yang Tertanam dalam Ingatan | Focus #504

Cover photo by GAMI
'Aoi Photograph' oleh
Meskipun judulnya menyebutkan 'Photograph = Foto', lagu ini lebih dari sekadar tindakan mengambil foto. Lagu ini menyanyikan tentang pemandangan dan emosi yang tertanam dalam hati, menjadikannya layak disebut sebagai 'foto kenangan'.
Bayangan 'itu' yang tak bisa dilupakan
'Aoi Photograph itu adalah kamu'
Seperti yang disimbolkan oleh lirik ini, foto bukan hanya tentang menekan tombol rana kamera, tetapi juga tentang bayangan seseorang yang tetap tinggal di hati dan tak bisa dilupakan.

Punggung yang berjalan menjauh, momen ketika dia tidak menoleh ke belakang.
Semua itu direkam secara diam-diam dalam kata 'Photograph', yang selaras dengan suara lagu ini.
Kata-kata yang tak terucap menjadi foto
'Aku mengejarmu, tetapi laut menghalangi.'
Tidak bisa mengatakan 'aku suka kamu', hanya bisa menatap dari kejauhan. Perasaan frustrasi itu, bersama dengan pemandangan, tertanam dalam kenangan di dunia 'Aoi Photograph'.

Laut, angin, kemeja putih—semua pemandangan itu tidak tertinggal dalam foto fisik, tetapi tetap ada di dalam hati sebagai 'foto tak terlihat' yang terus terukir hingga saat ini.
Rasa sakit yang muncul setiap kali dikenang
Kata 'Aoi' dalam judul melambangkan warna yang mencakup masa muda, ketidakdewasaan, dan sedikit rasa sakit. Kenangan cinta yang telah berlalu itu begitu jelas seperti foto, tetapi kini menjadi sesuatu yang tak bisa kembali.

Namun, justru karena 'kebiruan' itu, kenangan tersebut tetap bersinar hingga kini. 'Aoi Photograph' bukanlah lagu untuk melupakan, tetapi untuk memeluk kenangan itu dengan lembut.