Share Your Passion,
Find Your People.

Useful

  • Kontes
  • Majalah
  • photo poster project
  • Lingkaran
  • Galeri
  • Merek & Produsen

Legal

  • Syarat Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan
  • Lisensi
  • Tentang Perusahaan

Updates

  • Instagram
  • Threads
  • Dukungan

© 2026 cizucu Inc.

cizucu

NEWS

AI Art dari Imaji yang Berpadu dengan Lukisan Van Gogh | Release #47

By cizucu · 24 Desember 2023

AI Art dari Imaji yang Berpadu dengan Lukisan Van Gogh | Release #47
AI Art dari Imaji yang Berpadu dengan Lukisan Van Gogh | Release #47

Persimpangan antara AI Art dan Hak Cipta

Pada Desember 2021, Ankit Sani mengajukan pendaftaran hak cipta untuk sebuah karya sebagai “fotografi, karya seni dua dimensi”. Karya tersebut merupakan penghormatan terhadap mahakarya Vincent van Gogh, ‘Starry Night’, yang diolah menjadi karya visual menggunakan AI. Ankit menggabungkan foto matahari terbenam hasil karyanya sendiri dengan ‘Starry Night’ karya Van Gogh melalui aplikasi AI bernama RAGHAV.

Namun, Kantor Hak Cipta Amerika Serikat menolak permohonan tersebut dengan alasan kurangnya kreativitas manusia. Keputusan ini memicu diskusi mengenai posisi AI art dalam hukum hak cipta.

Situasi Terkini Hak Cipta untuk AI Art

Permasalahan hak cipta pada AI art mencerminkan adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi dan adaptasi hukum. Secara tradisional, hukum hak cipta melindungi karya yang didasarkan pada kreativitas manusia, namun karya seni yang dihasilkan AI membuat definisi ini menjadi kabur.

Pada kasus ini, Ankit secara tegas menyatakan peran AI dalam menggabungkan foto matahari terbenam miliknya dengan ‘Starry Night’ karya Van Gogh. Ia menegaskan bahwa foto matahari terbenam adalah orisinal miliknya, dan ia juga memberikan instruksi spesifik kepada AI untuk mengubah warna, bentuk, dan gaya dengan cara tertentu.

Meski demikian, Kantor Hak Cipta Amerika Serikat tetap menolak permohonan tersebut dengan alasan “kurangnya unsur penciptaan manusia yang diperlukan”. Terhadap klaim Ankit bahwa terdapat unsur kreativitas manusia, kantor tersebut menyatakan bahwa “kreativitas manusia tersebut tidak dapat dipisahkan atau dibedakan dari hasil akhir yang dihasilkan oleh program komputer”.

Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa “karya yang dihasilkan bukanlah hasil ciptaan Ankit maupun pencipta lain, melainkan dihasilkan oleh aplikasi AI RAGHAV”, sehingga tidak dapat didaftarkan karena tidak memenuhi syarat sebagai hasil kreativitas manusia.

Reformasi Regulasi di Tingkat Global

Isu seputar AI dan hak cipta tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, namun juga menjadi perhatian di Indonesia. Pada 20 November 2023, Badan Kebudayaan mengumumkan draft pemikiran mengenai “AI dan Hak Cipta” sebagai respons atas kekhawatiran pelanggaran hak cipta akibat pembelajaran data artikel dan gambar oleh AI tanpa izin. Pada bulan yang sama, Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan atas undang-undang AI pertama di dunia, guna mendorong pengembangan dan penyebaran AI yang aman dan dapat dipercaya.

Untuk memperjelas batas antara kreativitas manusia dan AI dalam penciptaan karya, diskusi berbasis berbagai kasus di seluruh dunia akan terus berlanjut. Mari kita terus memantau perkembangan terbaru di bidang yang terus berevolusi ini.

SHARE ON

Rekomendasi Tim Editorial

2023-12-find-out-flip-phone-album-cover-image
magazine·23 Des 2023

Meneteskan Air Mata Melihat Foto Kenangan di Ponsel Lipat: “Omoide Keitai Saikidou” | Release #46

2023-12-taylor-wessing-photo-portrait-prize-2023-cover-image
magazine·18 Des 2023

Membayangkan Perspektif Baru dan Estetika Berbeda | Taylor Wessing Photo Portrait Prize 2023 | Release #45

2023-12-seeing-ai-cover-image
magazine·16 Des 2023

Aplikasi Kamera AI Pembaca Suara〈Seeing AI〉 | Release #44

2023-11-gingerbread-camera-cover-image
magazine·30 Nov 2023

Kamera Lezat Hadir? Gingerbread Camera | Release #42

Table of Contents

  • Persimpangan antara AI Art dan Hak Cipta
  • Situasi Terkini Hak Cipta untuk AI Art
  • Reformasi Regulasi di Tingkat Global
  • Rekomendasi Tim Editorial
  1. Berita
  2. AI Art dari Imaji yang Berpadu dengan Lukisan Van Gogh | Release #47