KontesMajalahphoto poster project
ChallengeFocusIssueKnowledgeReleaseNewsEvent

MAGAZINE

Hadirnya “Lensa Generasi II” dan Cara Cerdas Memilih Lensa | Knowledge #522

By マサヒデ · 4 September 2026

Seri 『Catatan Kreator』
Hadirnya “Lensa Generasi II” dan Cara Cerdas Memilih Lensa | Knowledge #522

Cover photo by マサヒデ

Hadirnya “Lensa Generasi II” dan Cara Cerdas Memilih Lensa | Knowledge #522

Cover photo by マサヒデ

Sudah cukup lama sejak berbagai produsen kamera mulai memasuki ekosistem dudukan mirrorless. Setelah kamera mirrorless pertama kali dikembangkan dengan dudukan Micro Four Thirds pada 2008, Sony E-mount dirilis pada 2010, disusul Fujifilm X-mount pada 2012.

Pada 2018, Canon dan Nikon juga memasuki pasar kamera mirrorless. Sejak itu, anggapan bahwa kamera berlensa tunggal identik dengan mirrorless telah mengakar luas.
Seiring berlalunya waktu sejak kemunculan setiap dudukan, gelombang pergantian generasi tidak hanya terjadi pada bodi kamera, tetapi juga pada lensa. Salah satu representasi paling jelas dari perubahan ini adalah hadirnya apa yang disebut “lensa generasi II”.

Apa Itu “Lensa Generasi II”?

Spesifikasi sebuah lensa umumnya ditentukan oleh tiga unsur: dudukan, panjang fokus, dan bukaan maksimum.
Adakalanya produsen yang sama kembali merilis lensa baru dengan spesifikasi serupa. Lensa semacam ini disebut “lensa generasi II”.

Dalam ekosistem X-mount, misalnya, terdapat model yang secara eksplisit menyandang penanda generasi II seperti 〈XF 16-55mm F2.8 R LM WR II〉. Ada pula model seperti 〈XF 33mm F1.4 R LM WR〉 yang, meski tidak mencantumkan generasi II dalam nama produknya, pada praktiknya berperan sebagai penerus.

2026-09-second-generation-lenses-guide-image-4

Foto oleh マサヒデ

Kemajuan Teknologi yang Melahirkan Lensa Generasi II

Sebagian besar lensa yang diperkenalkan sebagai generasi II hadir dengan daya tarik yang lebih tinggi sebagai perangkat optik fotografi. Hal ini mencerminkan perkembangan berkelanjutan tidak hanya dalam teknologi optik, tetapi juga pada material lensa dan berbagai komponen pendukung, termasuk motor penggerak.

2026-09-second-generation-lenses-guide-image-7

Foto oleh マサヒデ

Sebagai contoh, dahulu kombinasi elemen lensa diuji dengan mengandalkan intuisi dan pengalaman para perajin. Kini, sejumlah besar pola simulasi dapat dikombinasikan secara komputasional untuk memperoleh susunan kelompok lensa yang tepat dalam waktu singkat.
Kemajuan ini turut memperluas penggunaan elemen lensa asferis yang sebelumnya sulit ditangani, sehingga memungkinkan koreksi aberasi sferis sekaligus pengurangan bobot.

Apakah Lensa Generasi II Selalu Layak Dibeli?

Berkat peningkatan performa yang didorong kemajuan teknologi, lensa generasi II menjadi pilihan menarik bagi banyak pengguna. 

Perkembangan yang paling umum mencakup desain yang lebih ringkas dan ringan, peningkatan daya resolusi, kemampuan pemotretan jarak dekat yang lebih baik, serta konstruksi tahan debu dan cuaca. Bagi kreator yang telah memiliki lensa generasi I, keinginan untuk segera beralih kemungkinan besar akan muncul jika faktor biaya dikesampingkan.

2026-09-second-generation-lenses-guide-image-11

Foto oleh マサヒデ

Namun, pada kenyataannya, lensa generasi II hampir selalu dibanderol lebih mahal daripada lensa generasi I. Perlu diperhatikan pula bahwa nilai jual kembali lensa generasi I cenderung menurun.

Bergantung pada kemampuan kamera yang dimiliki dan gaya pemotretan Anda, membeli lensa generasi I bekas dengan harga lebih terjangkau justru dapat menjadi pilihan yang masuk akal. Karena itu, penting untuk membandingkan spesifikasi secara cermat dengan kebutuhan pribadi Anda.

Rekomendasi Tim Editorial

  1. Majalah
  2. Knowledge
  3. Hadirnya “Lensa Generasi II” dan Cara Cerdas Memilih Lensa | Knowledge #522