KontesMajalahphoto poster project
ChallengeFocusIssueKnowledgeReleaseNewsEvent

MAGAZINE

sho sato berbagi cerita | Memutar Lensa, Menempatkan Napas | FUJIFILM X10 | Knowledge #499

By sho sato · 15 Juli 2026

Seri 『Kamera Saya dan Saya』
sho sato berbagi cerita | Memutar Lensa, Menempatkan Napas | FUJIFILM X10 | Knowledge #499

Cover photo by sho sato

sho sato berbagi cerita | Memutar Lensa, Menempatkan Napas | FUJIFILM X10 | Knowledge #499

Cover photo by sho sato

Kisah para kreator pecinta fotografi tentang kamera dan narasi di baliknya. Dalam "kamera kesayangan", tercermin pandangan dan nilai hidup masing-masing individu. Pada edisi kali ini, sho sato, pengguna setia〈FUJIFILM X10〉, hadir membagikan pengalamannya.

Perkembangan kamera semakin pesat setiap tahun—dengan performa AF, sensitivitas ISO tinggi, hingga pengenalan subjek berbasis AI—kamera masa kini menawarkan kemudahan luar biasa. Namun, ada juga yang justru tertarik pada sensasi yang muncul dari proses yang sedikit merepotkan, serta hubungan yang tumbuh seiring penggunaan.

Bagi sho sato,〈FUJIFILM X10〉adalah perangkat seperti itu. Memutar lensa untuk menyalakan kamera, menata napas, lalu menekan shutter—dalam rangkaian gerakan tersebut, ia menemukan makna dari memotret.

Informasi Dasar 〈FUJIFILM X10〉

〈FUJIFILM X10〉adalah kamera digital compact premium yang dirilis oleh Fujifilm pada tahun 2011. Dilengkapi sensor EXR CMOS 2/3 inci dan lensa zoom optik Fujinon 4x dengan bukaan F2-2.8 yang terang. Bukan sekadar alat, kamera ini menawarkan sensasi fisik seperti menyalakan 'switch' untuk mulai memotret—sebuah pengalaman khas yang menjadi ciri khas perangkat ini.

FUJIFILM X10 | Situs Resmi

Waktu yang Dimulai dengan Memutar Lensa

Setiap kali saya memotret, semuanya selalu dimulai dengan memutar lensa.

Bukan tombol power, melainkan memutar lensa untuk menghidupkan kamera.
Gerakan itu kini sudah menjadi kebiasaan tubuh saya.

Saat pertama membeli〈FUJIFILM X10〉, saya hampir tidak punya pengetahuan tentang kamera.
Yang menarik bagi saya bukan performanya, melainkan tampilan klasiknya dan kemungkinan menikmati setiap momen memotret bersama kamera ini.

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-7

Foto oleh sho sato

Kemanapun pergi, X10 selalu tergantung di leher saya.

Cahaya dan bayangan yang saya temukan di lingkungan perumahan,
pemandangan yang memukau saat perjalanan,
saat memotret sahabat dekat,
kamera ini selalu hadir di sana.

Memutar lensa untuk menyalakan kamera, lalu mengambil jeda napas sebelum menekan shutter.
Sensasi itu selalu saya sukai.

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-9

Foto oleh sho sato

Keakraban dalam Ketidaksempurnaan

Dibandingkan kamera masa kini,〈FUJIFILM X10〉mungkin tidak bisa disebut praktis,
AF kadang ragu, dan di tempat gelap sering kali hasilnya tidak sesuai harapan.

Namun, seiring waktu, saya mulai memahami "di mana kamera ini sering ragu" dan "cahaya seperti apa yang disukainya".

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-12

Foto oleh sho sato

Justru karena tidak sempurna, saya pun perlu menyesuaikan diri. Rasanya bukan sekadar menggunakan alat, melainkan seperti mengenal karakter seseorang.

Memutar lensa, mengambil jeda napas, lalu menekan shutter—rangkaian gerakan itu lambat laun menjadi perpanjangan tubuh saya, lebih dari sekadar aktivitas memotret.

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-14

Foto oleh sho sato

Mencintai Sampai Kekurangannya

Kamera modern tanpa kekurangan memang sangat praktis. Hasilnya selalu baik di berbagai situasi, dan jarang gagal.
Namun, kamera yang telah akrab bahkan dengan segala kekurangannya, kadang menghadirkan kehangatan yang mirip dengan relasi antarmanusia.

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-17

Foto oleh sho sato

"Bagian ini kurang, tapi di cahaya tertentu hasilnya luar biasa"
"Sedikit canggung, tapi karakter gambarnya tak tergantikan"

Dengan memahami kebiasaan dan 'napas' unik kamera ini, ia bukan lagi sekadar perangkat, melainkan menjadi teman yang menyatu dengan intuisi saya.

〈FUJIFILM X10〉adalah kamera seperti itu bagi saya.

2026-07-lens-turning-breath-placing-image-19

Foto oleh sho sato

Sensasi 'mencintai waktu memotret itu sendiri', yang tak bisa dijelaskan hanya dengan kemudahan. Dalam gerakan kecil memutar lensa dan menempatkan napas, saya merasa di situlah alasan saya terus memotret hingga kini.

Information
information-20-item-image

sho sato

Berdomisili di Sapporo, Hokkaido

cizucu:sho sato

  1. Majalah
  2. Knowledge
  3. sho sato berbagi cerita | Memutar Lensa, Menempatkan Napas | FUJIFILM X10 | Knowledge #499