menghadirkan Threads, media sosial berbasis teks yang menjadi wadah ekspresi dari seluruh dunia setiap harinya.
‘find new pieces’ adalah proyek ekskavasi yang bertujuan menemukan karya-karya penuh talenta dari ribuan karya yang diunggah ke Threads, lalu menyajikan pesonanya melalui majalah. Setiap edisi mengusung tema tertentu dan mengumpulkan karya-karya yang relevan dari seluruh dunia, sehingga mempertemukan kita dengan talenta-telanta baru (new pieces) yang belum pernah kita temui.
Kali ini, kami mempersembahkan 52 karya terpilih dari lebih dari 1000 karya yang dikirimkan dari seluruh dunia.
Mari kita nikmati karya-karya luar biasa yang memancarkan perspektif dan sensibilitas unik dari masing-masing kreator.
Thema『2025』
Setiap tahun memiliki bentuknya sendiri sebanyak jumlah manusia yang mengalaminya.
Peristiwa tak terduga dan momen-momen yang menggerakkan hati, perlahan menumpuk dan membentuk ‘2025’ yang unik bagi setiap individu.
Pemandangan apa yang paling membekas dalam ingatan Anda?
Tunjukkan pada kami ‘2025’ versi Anda yang hanya ada satu di dunia ini.
new pieces

Photo by Colin
Colin
📷 SONY ILCE-7CM2
💙 01
Redaksi cizucu
Hijau yang mengapung di permukaan air dan gerakan tangan yang berlanjut dengan tenang. Tanpa rekayasa khusus, waktu yang terakumulasi di tempat ini muncul secara alami dalam satu frame. Alam dan manusia, kerja dan kehidupan—momen ketika batas-batas itu menjadi kabur, ditangkap dengan tenang oleh fotografi ini. Semakin lama dipandang, semakin terbuka imajinasi tentang keseharian dan aktivitas di balik lanskap ini.

Photo by kitazaki
kitazaki
Saya memotret Kyoto Tower dari Stasiun Kyoto melalui kaca.
Film pada kaca ada yang terkelupas dan ada gelembung, dan dari beberapa hasil jepretan, ini adalah salah satu favorit saya.
📷 FUJIFILM X100VI
💙 02
Redaksi cizucu
Sesuatu yang tetap ada meski garis besarnya kabur. Dengan memilih untuk tidak menampilkan secara jelas, lanskap ini perlahan beralih dari ‘tempat’ menjadi ‘memori’. Walau tampak terlihat, tetap sulit digenggam—jarak inilah yang menyisakan lapisan waktu dan emosi dalam foto. Dengan mempercayai ruang kosong ketimbang kejelasan, setiap penonton membangun lanskapnya sendiri.

Photo by lan
lan
“A winter morning wrapped in mist.”
💙 03
Redaksi cizucu
Garis kota yang diselimuti kabut dan crane yang menjulang ke langit. Waktu yang belum selesai, tidak sepenuhnya selesai maupun belum dimulai, terekam tenang dalam satu frame ini. Di tengah kota yang terus berubah, hari-hari tetap terakumulasi dan akhirnya menjadi lanskap. Pemandangan yang dipotret sekejap bersama cahaya ini seolah memotret ‘kini’ yang berdiri di antara masa lalu dan masa depan.

Photo by HoileKim
HoileKim
“Retreating Light”
📷 LEICA M10-P
💙 04
Redaksi cizucu
Bayangan yang jatuh di dinding besar dan sosok seorang yang berjalan di bawahnya. Di tengah skala yang luar biasa, manusia tampak sangat kecil, namun anehnya tidak terasa lemah. Batas tegas antara cahaya dan bayangan menonjolkan ritme individu yang hidup di kota. Di ruang anonim, ‘waktu personal’ diletakkan dengan lembut. Tenang, namun penuh kekuatan.

Photo by 古式
古式
12 Juli 2025, saya pergi ke Taman Peringatan Expo untuk memotret latihan Blue Impulse, namun gagal mendapatkan tempat. Saya survei lokasi dan mengumpulkan informasi. Pada hari H tanggal 13, saya menunggu sejak pagi di bawah terik matahari untuk memotret. Beberapa detik saat saya berhasil memotret Menara Matahari dan Blue Impulse menjadi salah satu favorit saya tahun ini.
📷 NIKON Z f
💙 05
Redaksi cizucu
Jejak yang melintasi langit biru dan tatapan orang-orang yang menengadah. Meski hanya sesaat, lanskap ini menyimpan banyak kenangan dan emosi. Motif yang sarat makna perayaan dan simbolisme muncul di tengah keseharian, membuat waktu terasa sedikit lebih istimewa. Jarak antara langit dan bumi terasa, namun momen yang sama dibagikan bersama, terekam dengan tenang dalam satu frame ini.

Photo by redline
redline
📷 SONY α7 III
💙 06
Redaksi cizucu
Cahaya yang membias melalui kaca dan pekerjaan tangan di balik kontur yang kabur. Kelembapan dan suhu pun terekam, sehingga lanskap ini bukan sekadar interior toko, melainkan lapisan waktu. Karena tidak terlihat jelas, imajinasi berkembang, bahkan aroma dan suara pun terbayang. Keseharian yang bersilangan dalam jarak terpisah, meninggalkan kesan lembut yang bertahan lama.

Photo by aman.photos_
aman.photos_
📷 Canon EOS 200D II
💙 07
Redaksi cizucu
Taj Mahal yang muncul perlahan di antara pepohonan. Bentuk yang diwariskan selama waktu panjang ini, dari kejauhan, memancarkan kehadiran yang damai. Dengan kehadiran orang dan nuansa keseharian, tempat ini bukan sekadar ‘destinasi’, melainkan lanskap hidup. Keseimbangan antara waktu, doa, dan masa kini terasa kuat dalam satu frame ini.

Photo by songpphotos
songpphotos
💙 08
Redaksi cizucu
Padang rumput yang bergoyang ditiup angin dan sosok kecil yang berlari di lereng. Dalam momen yang diabadikan di bawah langit luas ini, ada kebebasan yang tidak membutuhkan tujuan atau alasan. Di lanskap yang hampir tanpa jejak manusia, sekadar ‘hidup’ terasa begitu ringan dan diterima. Tidak menuju ke mana pun, tidak mengejar apa pun—hanya menikmati saat ini. Kemurnian itu meninggalkan kesan mendalam yang tenang.

Photo by kkzz030
kkzz030
時隔八年再現,也是首次公開舉辦的黑小米祭這次主場設置在野銀部落 結合播種、收割、清洗、小米搗米儀式,由耆老主導吟唱祈福加上傳統迎賓舞 幾乎全島的人都聚集在這場慶典。
📷 FUJIFILM X-T50
💙 09
Redaksi cizucu
Suara drum, teriakan yang bersahutan, dan atmosfer yang tiba-tiba bergerak. Gerakan penuh tenaga dan tatapan orang-orang di sekitarnya jelas menyampaikan panasnya suasana. Festival dan upacara, meski merupakan peristiwa luar biasa, tetap berakar dalam memori dan tubuh masyarakat sebagai bagian dari keseharian. Dalam satu momen penuh energi, terekam waktu yang diwariskan dan kehadiran tubuh yang hidup di masa kini.

Photo by JUO LING
JUO LING
奔向春天的自由裡
💙 10
Redaksi cizucu
Sosok kecil yang berjalan tenang di jalanan yang dikelilingi bunga. Pegunungan di kejauhan dan udara lembut berpadu, menciptakan lanskap yang menyentuh memori terdalam. Tanpa berhenti atau menoleh ke belakang, langkah ke depan diterima secara alami, tanpa perlu membahas pertumbuhan atau waktu secara berlebihan. Kilauan sesaat dan waktu yang pasti berlalu, keduanya dipeluk lembut dalam satu frame ini.

Photo by Vincent Chiu
Vincent Chiu
線を越えて、暮らしを運ぶ
Crossing Lines, Carrying Life
💙 11
Redaksi cizucu
Bayangan gerobak yang bergerak perlahan di antara garis-garis kota yang teratur. Ketika arsitektur besar dan aktivitas kecil bersilangan, lanskap ini langsung terasa hangat. Di kota yang mengutamakan efisiensi dan kecepatan, pekerjaan yang dilakukan sambil berhenti sejenak tetap hidup. Ritme kehidupan yang tersisa di sela-sela kota terekam dengan kehadiran yang tenang namun kuat.

Photo by 阿米
阿米
A Taxi Driver Reading Through the Rain · Malam hujan, sopir taksi membaca buku di dalam mobil
📷 OLYMPUS E-M5MarkIII
💙 12
Redaksi cizucu
Jendela mobil yang diselimuti cahaya malam, tetesan hujan dan pantulan yang berlapis-lapis. Batas antara luar dan dalam, bergerak dan diam, menjadi kabur, membuat lanskap ini terasa lebih seperti cerita daripada kenyataan. Tidak ada tokoh utama yang jelas, hanya nuansa dan sisa-sisa perasaan. Waktu yang berlalu terasa seperti momen yang tiba-tiba berhenti.

Photo by James1996
James1996
💙 13
Redaksi cizucu
Warna merah yang muncul di antara celah pepohonan dan cahaya lembut. Jalan yang seharusnya bagian dari keseharian berubah menjadi tempat istimewa seiring musim berganti. Waktu berjalan bersama percakapan maupun keheningan, semuanya menjadi bagian dari lanskap ini. Sebuah titik peralihan yang tenang, menyerahkan diri pada perubahan musim.

Photo by 何佶霖
何佶霖
Blooming girls
💙 14
Redaksi cizucu
Bunga dan kulit, tatapan dan ruang kosong—semuanya seolah bernafas bersama. Bukan menonjolkan hiasan atau kekuatan, melainkan kelembutan saat disentuh yang terekam apa adanya. Ekspresi yang dikelilingi bunga terasa terlindungi sekaligus terbuka. Proses penciptaan keindahan dipeluk dengan penuh perhatian dalam karya ini.

Photo by WEI
WEI
「醒吾」
📷 NIKON Z6 II
💙 15
Redaksi cizucu
Cahaya senja yang perlahan melarutkan kontur lanskap dan manusia. Meski terlihat jelas, warna dan getaran yang sedikit terlepas dari kenyataan membuat waktu ini terasa istimewa. Kehadiran orang dan suara ombak larut dalam senja, berbagi momen yang sama dengan tenang. Suhu di akhir hari pun seolah terekam dalam satu frame ini.

Photo by 黃柏竣
黃柏竣
天空的縫隙
The Crack in the Sky
💙 16
Redaksi cizucu
Bayangan yang dibentuk oleh garis atap dan langit yang terbuka di antaranya. Dari celah struktur yang bertumpuk, waktu dan angin mengalir perlahan. Meski bentuknya diwariskan lama, sudut pandang yang berbeda menghadirkan ekspresi baru. Karya ini mengingatkan bahwa masa lalu dan kini bertemu di bawah langit yang sama.

Photo by W Mick
W Mick
Feral Grace II: Bound, Yet Willing to Fly
Feral Grace adalah seri fotografi yang dibuat pada 2025, terdiri dari enam karya. Gambar ini adalah karya kedua dalam seri tersebut…
💙 17
Redaksi cizucu
Warna langit yang belum sepenuhnya gelap dan cahaya merah yang merembes di kaki. Batas antara realitas dan imajinasi perlahan mengendur, menghadirkan keheningan yang aneh. Bayangan yang beterbangan dan rumput yang bergoyang membangkitkan sisi emosional yang sulit diungkapkan kata. Semakin lama dipandang, makna semakin kabur, namun tetap meninggalkan kesan mendalam.

Photo by 知日攝影|Zhi-Ri Photography
知日攝影|Zhi-Ri Photography
💙 18
Redaksi cizucu
Nafas yang dilepaskan dalam kegelapan berubah menjadi api yang menyebar cepat. Dalam satu gerakan, ketegangan, konsentrasi, dan pengalaman yang terpatri dalam tubuh terasa terkonsentrasi. Keseimbangan antara kontrol dan pelepasan mungkin yang melahirkan kekuatan cahaya ini. Sebuah momen luar biasa yang mampu menarik napas penonton sekaligus.

Photo by Tommy Chang
Tommy Chang
Di negeri asing, iman adalah kekuatan yang membuatnya terus melangkah maju.
💙 19
Redaksi cizucu
Cahaya yang masuk perlahan ke dalam kegelapan menyoroti kontur dan batin seseorang. Merah yang dalam hadir bukan sekadar warna, melainkan suhu emosi dan kenangan. Dengan menyisakan ruang imajinasi, karya ini menjadi semakin kuat dan membekas lama di hati penikmatnya.

Photo by Room11
Room11
Geometric Solitude
📷 Panasonic DC-S1RM2
💙 20
Redaksi cizucu
Cahaya dan bayangan yang tercipta di sela-sela bangunan raksasa menyoroti kontras antara skala kota dan kehadiran manusia. Meski sosok manusia tampak kecil di tengah struktur besar, setiap langkahnya meninggalkan ritme yang pasti di ruang tersebut. Perspektif yang tajam menangkap kontur ‘individu’ yang hidup di tengah kota.

Photo by Tsai Sean
Tsai Sean
Friend Same old
💙 21
Redaksi cizucu
Dua sosok yang berdiri di tepi danau yang tenang seolah berbicara tentang aliran waktu itu sendiri. Permukaan air yang tenang mengundang imajinasi tentang kenangan dan percakapan yang pernah terjadi. Cahaya yang membias secara kebetulan menonjolkan kepribadian momen ini. Jarak dan keheningan yang tercipta mengangkat kekayaan yang tersembunyi dalam keseharian.

Photo by Yii
Yii
The Heart That Refused the Forest
💙 22
Redaksi cizucu
Sosok yang berhenti di tengah hutan perlahan menghapus batas antara manusia dan alam. Cahaya lembut yang masuk di antara pepohonan beresonansi dengan motif di kulit, membuat tubuh seolah menjadi bagian dari lanskap. Sikap yang tidak menoleh ke belakang menandakan penyerahan diri pada ‘saat ini, di tempat ini’. Keheningan dan nuansa yang bertumpuk menarik penonton lebih dalam ke hutan.

Photo by Laine Li
Laine Li
Penampilan tukang perahu di Yanagawa, Kyushu, Jepang, saat ia melompat dari perahu.
📷 RICOH GR III HDF
💙 23
Redaksi cizucu
Gerakan sekejap di atas perahu yang melaju di kanal menyampaikan budaya lokal dan jarak manusia dengan ringan. Gerakan lincah tukang perahu dan ekspresi penumpang yang spontan menciptakan ketegangan dan humor yang menyenangkan. Di balik lanskap wisata yang tertata, aktivitas yang menyatu dengan tubuh tetap terasa. Perspektif yang menangkap suasana tempat ini sangat berkesan.

Photo by HsuanLiu
HsuanLiu
Lanskap tropis.
📷 NORITSUKOKI EZ Controller
💙 24
Redaksi cizucu
Sekilas momen keseharian yang dipotret melalui cermin di sudut kota menonjolkan keunikan sudut pandang. Dalam pantulan yang sedikit terdistorsi, sosok bersepeda tampak ringan dan menyatu dengan waktu kota. Dengan mengambil jarak, ritme kehidupan dan kepribadian subjek muncul dengan tenang. Karya ini memberi kedalaman baru pada momen biasa.

Photo by 曾培恒
曾培恒
Tepi sungai Bali, Taiwan
📷 SONY α7 IV
💙 25
Redaksi cizucu
Sosok yang duduk di tepi perairan luas menerima tumpukan waktu dengan tenang. Struktur di kejauhan menjadi simbol perkembangan dan perubahan, namun tampak samar tanpa kontur pasti. Kontras ini memperdalam imajinasi tentang waktu dan pemikiran subjek di depan. Perspektif yang menghargai keheningan tak terucap sangat membekas.

Photo by tszham722
tszham722
motion, fear and hope
📷 SONY α7 IV
💙 26
Redaksi cizucu
Jejak tubuh yang bertumpuk membentuk lanskap tersendiri. Dengan melepaskan kontur yang jelas, bukan hanya kecepatan dan kekuatan gerak, tapi juga emosi dan napas yang terkandung dapat dirasakan. Meski setiap momen sulit ditangkap, rangkaian itu meninggalkan energi yang nyata. Perspektif yang berusaha menyentuh esensi ekspresi tubuh sangat terasa.

Photo by arkiyeh
arkiyeh
📷 FUJIFILM X-T5
💙 27
Redaksi cizucu
Sebuah kereta tunggal yang melaju di antara langit dan laut menciptakan cerita kecil dalam lanskap. Komposisi dengan ruang kosong yang luas menekankan waktu dan jarak, bukan sekadar perjalanan. Warna bodi kereta yang cerah tetap hadir sebagai eksistensi yang pasti. Karya ini menyampaikan keseharian yang berlanjut dalam lanskap tenang dengan lembut.

Photo by hsien
hsien
「 👀 」
Cats on the street
📷 RICOH GR IIIx
💙 28
Redaksi cizucu
Tatapan yang mengintip dari celah daun menyampaikan ketegangan dan keakraban yang tersembunyi dalam keseharian. Dengan hijau lembut di latar depan, jarak dengan subjek terjaga alami, menciptakan hubungan saling mengintip. Karya ini menonjolkan kepekaan menangkap nuansa yang sulit disadari tanpa perhatian khusus.

Photo by 亘 Wataru
亘 Wataru
Tokyo Skytree / 東京スカイツリー
Different perspectives, discovered through the viewfinder.
Menemukan perspektif baru melalui jendela bidik.
📷 FUJIFILM GFX100S II
💙 29
Redaksi cizucu
Menara yang menjulang ke langit dipotret melalui struktur yang tersusun rapi, menonjolkan skala kota dengan tenang. Pandangan diarahkan ke pusat, dan meski buatan manusia, menara ini terasa seperti objek doa. Framing di sekeliling menciptakan jarak, memberikan ketegangan dan ritme baru pada lanskap yang sudah akrab. Karya ini dengan cermat mempertanyakan kembali hubungan antara kota dan perspektif.

Photo by Alexis.L
Alexis.L
📷 FUJIFILM X-Pro2
💙 30
Redaksi cizucu
Dekorasi cahaya yang berdiri di bawah langit malam menangkap energi festival secara utuh. Ribuan cahaya yang tumpang tindih memenuhi pandangan, membangkitkan kegembiraan luar biasa. Sementara itu, bayangan orang yang berlalu di kaki sedikit blur, menandakan kecepatan waktu dan keramaian. Meski struktur bersifat sementara, bobot budaya yang telah berakar terasa kuat, dan sensasi hadir di momen itu terekam dengan cermat.

Photo by 詹天皓
詹天皓
The world sleeps, Hallstatt glows. #hallstatt
📷 NIKON Z6 II
💙 31
Redaksi cizucu
Bintang yang berkelip lembut di atas permukaan danau dan garis pegunungan yang tenang. Dalam lanskap yang diselimuti kegelapan, cahaya dan awan yang tersebar perlahan memvisualisasikan aliran waktu. Meski kehadiran manusia minimal, aktivitas tetap terasa. Karya ini membagikan sensasi menyerahkan diri pada keheningan yang luas.

Photo by MYQP
MYQP
💙 32
Redaksi cizucu
Warna-warna yang bertabrakan dan melebur memenuhi seluruh bidang gambar, mengguncang indra penikmatnya. Dengan tidak menampilkan bentuk atau tema yang jelas, pandangan penonton bebas berkelana dan terhubung dengan memori atau emosi masing-masing. Lapisan warna yang bertumpuk menghadirkan nuansa kebetulan dan intensi, menciptakan kesan perubahan abadi meski dalam gambar diam. Karya ini secara langsung menawarkan kekayaan ‘merasakan’ melalui visual.

Photo by fujikana
fujikana
🌸×⛴️
💙 33
Redaksi cizucu
Cabang sakura yang diselimuti cahaya lembut menghadirkan nuansa waktu yang tenang. Keberadaan bunga yang memenuhi bidang gambar menyampaikan perubahan musim dengan tenang. Dua sosok di bawahnya larut dalam lanskap, secara alami terhubung dengan memori dan lanskap batin penonton. Karya ini dengan cermat menangkap keheningan di balik kemeriahan, mengabadikan keindahan sejenak musim semi.

Photo by LEE GUKJIN
LEE GUKJIN
Fisheye Lens
📷 NIKON Z6 III
💙 34
Redaksi cizucu
Langit yang dipotong tinggi dan dinding arsitektur yang kokoh menonjolkan batas antara dalam dan luar. Bayangan patung di kaki berdiri diam, memberi ketegangan pada ruang. Sosok kecil yang berjalan menonjolkan perbedaan skala, mengajak kita membayangkan bagaimana manusia melewati dan merasakan tempat ini. Perspektif dari bawah menciptakan ruang dan ruang kosong yang nyata di dalam ruang tertutup.

Photo by ひろき
ひろき
Doa
💙 35
Redaksi cizucu
Siluet yang mengangkat buket bunga ke langit mempertegas atmosfer ruang. Backlight menghilangkan detail, membuat gerakan menjadi simbol. Meski menimbulkan makna seperti restu atau tekad, jarak yang tidak memaksakan emosi terasa nyaman. Peristiwa personal dibagikan sebagai lanskap terbuka, menjadi kekuatan karya ini.

Photo by 3mmfilm
3mmfilm
💙 36
Redaksi cizucu
Uap yang memenuhi ruangan dan nuansa kehidupan yang terasa dari belakang meninggalkan kehangatan yang tenang. Perspektif mengintip dari luar pintu menjaga jarak yang intim namun tidak berlebihan. Ruang yang tidak rapi dan cahaya yang samar memperdalam realitas aktivitas sehari-hari. Waktu biasa yang terakumulasi dengan pasti, disampaikan dengan lembut.

Photo by Ryosuke Wakasa
Ryosuke Wakasa
Siang Hari
💙 37
Redaksi cizucu
Sosok yang berdiri di tengah ruang kosong yang luas menyampaikan skala lanskap secara fisik. Bidang gambar yang hanya terdiri dari putih dan biru muda menghilangkan suara dan nuansa, memusatkan perhatian penonton. Bukan kesendirian, melainkan waktu tenang untuk menghadapi dunia, menjadi ekspresi kekuatan dalam berhenti sejenak.

Photo by Park gi jong
Park gi jong
Time passes.
📷 RICOH GR III
💙 38
Redaksi cizucu
Ekspresi wajah yang muncul dalam blur yang mengalir menangkap kecepatan kota dan emosi individu sekaligus. Cahaya dan bayangan di latar belakang melebur, waktu terasa memanjang, namun tatapan tetap mengarah ke depan. Di tengah keseharian yang tak bisa berhenti, sikap untuk tetap menjaga kontur diri terekam dengan tenang.

Photo by 羅有成
羅有成
Green Apple.
💙 39
Redaksi cizucu
Ekspresi yang diterangi cahaya lembut dan gestur alami yang terasa nyaman. Bayangan topi dan latar hijau menyampaikan nuansa musim. Tatapan tanpa beban, menikmati waktu apa adanya. Hubungan saling percaya antara subjek dan fotografer tercermin dalam jarak yang alami, menangkap keindahan dalam keseharian dengan cermat.

Photo by こうせい
こうせい
Kamu, Lebah, dan Cosmos
📷 SONY α7 III
💙 40
Redaksi cizucu
Bunga yang diterima lembut di telapak tangan menangkap kehangatan sentuhan. Dengan depth of field yang dangkal, lanskap sekitar larut, fokus hanya pada momen ini. Tindakan melihat menjadi bentuk perlindungan dan penyerahan diri. Tenang, namun membekas lama di indra.

Photo by Kirino@
Kirino@
Pukul 23.00 di Tokyo Tower.
📷 Hasselblad CFV 100C/907X
💙 41
Redaksi cizucu
Komposisi dari sudut rendah menonjolkan skala dan energi kota. Jejak cahaya dan blur sosok manusia memvisualisasikan waktu malam yang terus bergerak, mempertegas kehadiran menara. Lanskap yang seharusnya bagian dari keseharian, sesaat berubah menjadi luar biasa, menyampaikan sensasi berada di tengah kota secara nyata.

Photo by Ryo
Ryo
Daun Merah dan Fuji
📷 Canon EOS R8
💙 42
Redaksi cizucu
Daun merah yang memenuhi bidang gambar dan cahaya yang masuk menegaskan kontur musim. Gunung di kejauhan yang tenang dan warna di depan yang dinamis menciptakan kedalaman waktu di tempat ini. Meski lanskapnya khas Jepang, karya ini tidak sekadar simbol, melainkan membangkitkan sensasi hadir di ‘saat ini’.

Photo by SeoB
SeoB
처음엔 거리에서 마음 가는 장면을 찍는 것만으로도 충분했지만, 어느 순간부터 내 사진의 방향과 시선을 분명히 정해야겠다는 생각이 들었다. 그래서 ‘Cities’ 프로젝트를 시작했다.
첫 도시로 부산을, 그중에서도 시작점으로 해운대를 선택했다.
해운대는 부산을 가장 상징적으로 보여주는 장소이자, 해변과 도시가 맞닿은 공간이다.
나는 그 풍경 속에서 부산이라는 도시의 얼굴, 그 정체성을 담고 싶었다. 앞으로는 부산을 시작으로, 각 도시가 가진 리듬과 표정을 나만의 시선으로 기록해 나가고자 한다
💙 43
Redaksi cizucu
Skala arsitektur yang luar biasa dan aktivitas manusia di bawahnya. Ekspresi kota yang keras dan tak bernyawa dikontraskan dengan waktu personal di pantai. Dengan monokrom, informasi warna dihilangkan, menonjolkan struktur, komposisi, dan jarak, menjadikan kota sebagai panggung. Meski bagian dari keseharian, karya ini dengan tenang mempertanyakan posisi kita di kota.

Photo by Lungmurmur
Lungmurmur
Hening
📷 RICOH GR III
💙 44
Redaksi cizucu
Framing horizontal menciptakan ‘ruang’ untuk menghadapi lanskap dengan saksama. Interior yang tenggelam dalam gelap dan danau serta gunung di balik jendela menciptakan kontras yang mengarahkan perhatian ke dalam. Sosok di punggung tidak berlebihan, hanya berbagi pandangan ke depan, menawarkan waktu tenang ini dengan lembut.

Photo by ahntaeyoung
ahntaeyoung
I love portugal
📷 NIKON Z5 II
💙 45
Redaksi cizucu
Di tengah arus orang yang berlalu-lalang, ada momen seolah waktu berhenti. Dua orang yang duduk dan orang-orang yang lewat di sekitarnya. Gerak dan keheningan dalam satu frame membuat ritme kota terasa lebih nyata. Meski bukan peristiwa istimewa, cahaya senja dan jarak menciptakan kisah kecil yang membekas di benak penonton.

Photo by HXiang
HXiang
📷 NIKON Z 30
💙 46
Redaksi cizucu
Langit dan bayangan yang tercermin di permukaan air larut perlahan, membuat batas antara realitas dan pantulan menjadi kabur. Riak kecil di tengah menandakan peristiwa sekejap dalam waktu yang tenang, menarik perhatian penonton. Warna dan bentuk berubah menjadi abstrak, seolah mengintip lapisan emosi dan memori. Dalam keheningan, gerak yang nyata tetap terasa.

Photo by 簡伯宇
簡伯宇
Burung Barbet Lima Warna menggali sarang
💙 47
Redaksi cizucu
Waktu yang terukir di batang pohon dan kehadiran kehidupan kecil yang berjuang terekam di seluruh bidang gambar. Serpihan kayu dan bulu yang beterbangan menyampaikan gerak dan konsentrasi sesaat. Meski penuh warna, karya ini tidak menonjolkan kemewahan, melainkan menyoroti aktivitas itu sendiri. Karya ini dengan lembut mengangkat nilai aktivitas alam yang terus berulang.

Photo by 陳柏安
陳柏安
Mobil kerja udara tinggi, parade makhluk aneh
📷 FUJIFILM X-S10
💙 48
Redaksi cizucu
Deretan lengan mesin yang mengarah ke langit biru tampak seperti kelompok dengan kehendak sendiri. Meski mesin tak bernyawa, masing-masing menunjuk ke langit dengan sudut berbeda, menciptakan ritme dan ruang kosong yang menarik. Karena tidak tersusun rapi, jejak waktu dan penggunaan di lokasi kerja terasa nyata. Karya ini dengan ringan menampilkan keunikan bentuk yang tersembunyi dalam lanskap sehari-hari.

Photo by Joonyoung
Joonyoung
📷 Canon PowerShot V1
💙 49
Redaksi cizucu
Langit yang dipotong dengan ruang kosong besar dan bayangan manusia di atas undakan. Kontras ini menyampaikan kegembiraan dan keheningan sesaat di tempat ini. Gerakan kecil seperti payung atau gestur membangkitkan imajinasi tentang waktu dan emosi, meninggalkan kehadiran nyata dalam anonimitas. Komposisi yang tegas mengangkat fragmen keseharian menjadi lanskap simbolik.

Photo by TAKERU
TAKERU
Senja musim dingin dan angsa besar
Momen favorit ketika matahari terbenam menembus sayap angsa besar
📷 NIKON D850
💙 50
Redaksi cizucu
Siluet burung yang terbang dengan sayap terbuka lebar di depan matahari terbenam melambangkan perubahan waktu. Langit dan perairan keemasan menandai batas antara akhir hari dan awal baru, menghadirkan kekuatan dan kefanaan sekaligus. Sosok yang merangkul cahaya meninggalkan harapan dan kesan mendalam bagi penikmatnya.

Photo by LukyPhotoDiary
LukyPhotoDiary
Title: This is not Fan Ho
📷 LEICA Q (Typ 116)
💙 51
Redaksi cizucu
Di ruang yang dipenuhi cahaya tajam dan bayangan pekat, tubuh kecil anak berlari ke depan. Kontras dengan skala arsitektur yang besar, sosok ini melambangkan momen waktu dan pertumbuhan. Monokrom menghilangkan emosi, menyisakan arah cahaya dan gerak sebagai kesan terkuat.

Photo by selpisro
selpisro
And day of shop cat
📷 NORITSUKOKI QSS-32_33
💙 52
Redaksi cizucu
Merah daging yang tergantung dan atmosfer pasar yang remang menciptakan sensasi kehadiran yang kuat. Di tengah lanskap toko daging yang biasanya dingin, kehadiran kucing dan manusia di konter menyampaikan kehangatan kehidupan. Pertemuan tatapan membangkitkan cerita, menampilkan realitas keseharian dan kehidupan secara bersamaan.
Penutup
Bagaimana pendapat Anda?
Di era yang penuh ekspresi ini, ‘sudut pandang Anda sendiri’ yang tertanam dalam satu karya memiliki nilai yang semakin pasti. Karya-karya yang dikirimkan kali ini jelas merekam nuansa dan atmosfer ‘2025’ yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Menemukan talenta yang belum terlihat (new pieces) adalah peran yang ingin diwujudkan melalui proyek ini, dan kami berharap ekspresi Anda menjadi jembatan untuk menjangkau lebih banyak hati.
Nantikan tema berikutnya.
Ikuti berbagai kanal media sosial cizucu dan tunggu kabar selanjutnya 💙

