MAGAZINE
MAGAZINE
MAGAZINE
MAGAZINE
By cizucu ·

Cover photo by Icecandle
Di tanah utara Jepang, Kota Sapporo, Hokkaido, terdapat banyak tempat fotogenik yang menampilkan pemandangan indah sepanjang musim, tidak hanya di musim dingin yang dihiasi salju. Kali ini, kami memperkenalkan 5 lokasi fotografi di dalam Kota Sapporo yang wajib dikunjungi oleh para pecinta kamera.
Abadikan daya tarik Sapporo dengan menangkap pemandangan musiman dan poin fotografi di setiap lokasi.

Photo by RobotoNico
Taman Maruyama yang terletak di Chuo-ku, Sapporo, menawarkan pesona alam yang berubah setiap musim. Di musim semi, bunga sakura bermekaran, dan di musim gugur, dedaunan merah menyala. Pemandangan yang diterangi matahari pagi atau sore sangatlah menakjubkan.
Anda juga dapat menikmati fotografi satwa liar seperti burung dan tupai. Gunakan lensa sudut lebar untuk menangkap keseluruhan atau lensa makro untuk mendekati detail, berbagai gaya fotografi dapat dicoba di sini.

Photo by k.2SSD
Taman Odori yang terletak di pusat Sapporo adalah destinasi wisata terkenal yang mengadakan berbagai acara musiman. Khususnya, iluminasi putih di musim dingin dan festival salju adalah kesempatan fotografi yang sempurna.
Dari dek observasi Menara TV Sapporo, Anda dapat menikmati pemandangan malam seluruh kota. Dengan menggunakan tripod, Anda dapat mengambil foto yang jernih dan indah. Ekspresikan energi kota melalui fotografi Anda.

Photo by S.Yasu Photo
Hoshimi Ryokuchi yang terletak di pinggiran Sapporo dikenal sebagai tempat pengamatan bintang yang terkenal. Selain bunga dan tanaman berwarna-warni yang tumbuh di dalam taman, di musim dingin, Anda juga dapat merasakan alam Hokkaido dengan munculnya "jalur ski berjalan".
Pada malam musim panas, Bima Sakti terlihat jelas, dan di musim dingin, kontras antara pemandangan bersalju dan langit berbintang menciptakan suasana yang menakjubkan. Cobalah fotografi eksposur panjang atau time-lapse untuk menangkap keindahan alam semesta yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Photo by yui
Museum Bir Sapporo, tempat Anda dapat mempelajari sejarah bir, memiliki bangunan bata merah yang khas. Selain pameran dan ruang pencicipan di dalam museum, desain eksterior yang retro juga populer sebagai objek fotografi.
Nikmati bayangan bangunan yang diterangi sinar matahari sore atau tampilan yang diterangi lampu di malam hari, suasana yang berbeda dapat dinikmati pada berbagai waktu.

Photo by Nana
Jembatan Yume, simbol dari Jalan Sepeda Shiroishi, memiliki desain lengkung modern yang khas. Pemandangan dari jembatan ini memiliki pesona unik yang menggabungkan alam dan kota Sapporo.
Memotret dengan latar belakang langit biru di siang hari adalah pilihan yang baik, tetapi memanfaatkan matahari terbenam atau pencahayaan malam dapat menghasilkan foto yang dramatis. Cobalah eksposur panjang untuk menangkap jejak cahaya kendaraan.