MAGAZINE

Meresapi dan Menangkap Esensi | 10 Pertanyaan untuk Riku Takiyama | ISSUE #1

By cizucu ·

Meresapi dan Menangkap Esensi | 10 Pertanyaan untuk Riku Takiyama | ISSUE #1

‘ISSUE’ menggali lebih dalam sensitivitas dan pemikiran para kreator dari seluruh dunia. Sebuah sumber inspirasi baru.
Pada edisi perdana ‘ISSUE #1’, kami mendekati bakat muda Riku Takiyama dari Kyoto University of the Arts melalui 10 pertanyaan.

Q1. Tentang Anda

Saya Riku Takiyama, lahir tahun 2004, berasal dari Prefektur Yamaguchi. Saat ini saya menempuh studi di Program Cross-Tech Design, Kyoto University of the Arts. Saat SMA, saya pernah meraih penghargaan di Epson Photo Grand Prix.

Q2. Kenangan Pertama Mengambil Foto

Mungkin saya sudah mengambil foto sejak kecil, tapi sejujurnya saya tidak terlalu ingat (tertawa).
Kamera pertama yang saya beli adalah saat kelas satu SMA. Awalnya hanya ingin mencoba sebagai hobi, dan saya membelinya sebagai hadiah ulang tahun lebih awal. Ketertarikan saya pada kamera bermula ketika melihat foto-foto klub seni di sekolah, yang menurut saya sangat menarik.

Saya sendiri juga anggota klub seni, yang terbagi menjadi tiga jalur: tari, ilustrasi, dan fotografi. Saat kelas satu, saya lebih fokus pada tari. Namun, setelah momen itu, saya mulai menaruh energi lebih pada fotografi. Meski begitu, saya tetap melanjutkan tari.

2023-02-riku-takiyama-image-6

image by riku

Q3. Preferensi Terhadap Perangkat

Saya paling sering menggunakan kamera . Sebenarnya, kamera pertama yang saya dapatkan juga tipe ini. Saya memang memiliki beberapa kamera lain, tapi karena sudah lama digunakan, saya punya keterikatan khusus dengan kamera ini.

Untuk lensa, saya menyesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, untuk memotret orang atau subjek, saya biasanya memakai lensa fix Nikon 50mm, sedangkan untuk lanskap saya menggunakan lensa tele. Kadang-kadang juga memakai lensa makro.

Soal filter, saya sangat suka PL filter yang saya temukan secara kebetulan saat membeli lensa makro.

Q4. Musik yang Baru Didengarkan

Akhir-akhir ini saya sering mendengarkan .

Q5. Kreator yang Menginspirasi

Dalam proses berkarya, saya mungkin tidak terlalu banyak terpengaruh oleh sosok tertentu. Namun, orang yang membentuk kerangka berpikir saya adalah pembina klub seni saat SMA.

Sejujurnya, awalnya saya kurang suka, bahkan bisa dibilang tidak suka (tertawa).

Beliau seperti seorang filsuf, selalu berbicara dengan logika yang sangat lurus. Kadang terasa seperti menasihati, sehingga saya kurang nyaman. Tapi beliau sendiri sangat serius dalam berkarya, baik fotografi maupun ilustrasi, dan telah meraih banyak pencapaian. Meski begitu, beliau tidak pernah membanggakan diri. Melihat sikap seperti itu, perlahan-lahan cara pandang saya pun berubah.

Sebelum ada pertanyaan ini, saya tidak pernah berpikir bahwa saya terpengaruh oleh beliau, tapi mulai dari penamaan karya dan lain-lain, saya rasa secara tidak sadar memang ada pengaruhnya. Sekarang saya merasa, mungkin saya belajar dari beliau tentang pentingnya melihat "esensi" dalam berkarya.

Selain itu, alasan saya masuk Kyoto University of the Arts juga karena beliau. Bahkan sekarang, saat saya bertanya pada diri sendiri "mengapa berkarya?", sosok beliau selalu terlintas di benak saya (tertawa).

Q6. Kamera yang Ingin Dicoba di Masa Depan

Saya ingin mencoba kamera film dengan film 120mm, yang dikenal sebagai film medium format atau film bronie.

Proses pengambilan gambarnya memang lebih lambat dan mungkin butuh penyesuaian, tapi saya ingin sekali mencobanya.

Q7. Situasi Pemotretan Favorit

Saya suka memotret saat hujan. Karena tidak banyak orang yang melakukannya, dan suasana orang-orang yang saling menghindar terasa menarik.

Kamera memang harus dilindungi dari air, jadi saya biasanya menutupinya dengan handuk atau plastik saat memotret. Sejak awal saya memang suka memotret benda-benda yang basah atau hujan itu sendiri.

Mungkin saya memang suka menangkap nuansa khas udara saat hujan.

2023-02-riku-takiyama-image-18

image by riku

Q8. Hal yang Menurut Anda Kurang Menarik

Ini sulit, tapi mungkin orang yang menaruh tulisan kecil di atas latar belakang hitam di Instagram (tertawa).

Q9. Tempat Favorit Membeli Pakaian

Saya sering membeli pakaian di toko vintage di Sanjo dan Shijo, Kyoto. Karena saya suka pakaian vintage, saya lebih suka mencari item favorit daripada punya toko langganan tertentu.

Q10. Tentang Pengaturan Favorit

Saya tidak terlalu banyak mengatur setting khusus. Saya cenderung suka pengaturan awal. Namun, saya tetap melakukan penyesuaian kecil agar bisa menangkap momen dengan baik.

Mungkin ini agak berbeda dari pengaturan favorit, tapi saya biasanya memprioritaskan nilai f. Saya mengubah rentang fokus untuk mendapatkan efek bokeh yang indah, terutama saat memotret orang. Selain itu, jika pengaturan f saja tidak cukup untuk mengatur cahaya, saya akan menyesuaikan kecepatan rana.

Untuk ISO, saya biasanya menggunakan sekitar 800 dan jarang mengubahnya.

Satu Foto Favorit yang Diambil dengan iPhone

2023-02-riku-takiyama-image-26

Diambil dengan aplikasi mobile

Information
information-26-item-image

Riku Takiyama

Takiyama Riku / Sambil belajar Cross-Tech Design di Kyoto University of the Arts, ia aktif berkarya dengan kamera sebagai medium utama. Saat SMA, ia meraih penghargaan di Epson Photo Grand Prix.

cizucu:riku
Instagram:@riku._t